Dalam dunia spiritual dan refleksi diri, kartu sering menjadi sahabat yang membantu kita memahami perjalanan batin. Dari sekian banyak jenis kartu yang dikenal, dua yang paling populer adalah Tarot dan Oracle. Keduanya sama-sama digunakan untuk mendapatkan wawasan, bimbingan, atau sekadar merenung lebih dalam, tetapi sebenarnya memiliki karakter dan cara kerja yang berbeda.
Bagi sebagian orang, tarot terasa akrab dengan simbol-simbol klasik yang penuh makna. Sementara itu, kartu oracle hadir lebih bebas dengan beragam tema dan pesan yang menenangkan hati. Perbedaan inilah yang sering membuat pemula bingung, mana yang sebaiknya dipelajari lebih dulu?
Apa Itu Tarot?
Tarot adalah sebuah sistem kartu yang kaya akan simbol dan makna. Dalam satu set kartu tarot, terdapat 78 lembar yang terbagi menjadi dua kelompok besar, 22 kartu Major Arcana yang menggambarkan perjalanan hidup secara mendalam, serta 56 kartu Minor Arcana yang mencerminkan pengalaman sehari-hari.

Tarot bukan sekadar kumpulan gambar indah, tetapi sebuah peta simbolik yang telah dipelajari, dikembangkan, dan digunakan selama berabad-abad. Karena strukturnya yang teratur, tarot sering dipandang sebagai media refleksi yang sistematis, membantu kita melihat pola, memahami tantangan, dan menemukan arah di tengah kebingungan.
Apa Itu Oracle?
Berbeda dengan tarot yang memiliki sistem tetap, oracle hadir dengan bentuk yang jauh lebih bebas. Tidak ada jumlah standar atau struktur baku yang harus diikuti, satu dek bisa berisi 30 kartu, 44 kartu, atau bahkan lebih, tergantung pada penciptanya.
Setiap dek oracle biasanya membawa tema khusus yang menjadi ciri utamanya. Ada oracle bertema malaikat, hewan roh, energi feminin, chakra, bahkan afirmasi harian. Gambar, simbol, dan pesan di dalamnya dirancang agar mudah dipahami dan langsung “berbicara” kepada intuisi pembacanya.

Inilah yang membuat oracle sering dianggap lebih ramah untuk pemula, tidak perlu menghafal struktur rumit, cukup membuka hati dan membiarkan pesan dari kartu hadir sebagai pengingat atau bimbingan.
Banyak orang menggunakan oracle sebagai sahabat harian, misalnya untuk menarik satu kartu di pagi hari sebagai afirmasi atau pengingat energi yang perlu dijaga sepanjang hari.
Perbedaan Utama Tarot dan Oracle
Walaupun sama-sama digunakan sebagai media refleksi dan bimbingan, tarot dan oracle memiliki dasar yang sangat berbeda. Perbedaan inilah yang membuat pengalaman menggunakannya terasa unik. Berikut beberapa hal utama yang membedakan keduanya:
1. Struktur Sistem
Tarot selalu memiliki 78 kartu dengan pembagian yang teratur, 22 kartu Major Arcana dan 56 kartu Minor Arcana. Struktur ini sudah dipertahankan selama berabad-abad sehingga pembacaan tarot cenderung mengikuti pola yang konsisten.
Sementara itu, oracle tidak terikat aturan jumlah maupun pembagian khusus. Setiap dek oracle adalah hasil kreativitas penciptanya, bisa 30 kartu, 44 kartu, atau bahkan 100 kartu. Tidak ada keharusan adanya “arcana” atau urutan tertentu.
2. Jumlah Kartu
Jumlah kartu tarot selalu sama, yaitu 78. Hal ini memudahkan praktisi untuk mempelajari tarot secara mendalam dan membangun konsistensi dalam pembacaan.
Pada kartu oracle, jumlahnya bervariasi sesuai desain pembuat dek. Perbedaan jumlah ini biasanya tidak mengurangi esensi, karena setiap kartu sudah dirancang dengan pesan yang lengkap dan berdiri sendiri.
3. Tingkat Pembelajaran
Belajar tarot memerlukan waktu dan dedikasi. Setiap kartu membawa simbol, angka, elemen, hingga arketipe tertentu. Membaca tarot berarti menafsirkan gabungan simbol-simbol ini dengan konteks pertanyaan.
Oracle lebih sederhana. Pesan yang ada pada kartu biasanya sudah langsung tertulis atau divisualisasikan dengan jelas. Karena itu, oracle sering dianggap lebih mudah diakses oleh pemula atau mereka yang menginginkan jawaban cepat tanpa harus menguasai sistem simbol yang kompleks.
4. Pendekatan Membaca
Tarot biasanya mengajak pembaca untuk menganalisis dan merangkai cerita. Setiap kartu berhubungan dengan yang lain, sehingga hasil pembacaan lebih mendalam dan detail.
Sebaliknya, oracle lebih intuitif dan langsung. Satu kartu oracle bisa langsung memberikan pesan yang jelas, misalnya berupa afirmasi, kata kunci, atau nasihat sederhana.
5. Fungsi dalam Praktik
Tarot sering digunakan untuk eksplorasi mendalam, menggali akar masalah, memahami dinamika hubungan, atau memetakan pilihan hidup.
Oracle lebih cocok digunakan untuk afirmasi, inspirasi, atau pesan singkat yang menenangkan hati. Banyak praktisi bahkan menggabungkan keduanya, tarot untuk analisis, oracle sebagai penutup untuk memberi pesan penyemangat.
Apakah Harus Memilih Salah Satu?
Pertanyaan yang sering muncul bagi pemula adalah: “Apakah saya harus memilih belajar tarot atau oracle?” Jawabannya: tidak ada keharusan untuk memilih salah satu dan meninggalkan yang lain.
Tarot dan oracle bukanlah saingan, melainkan dua jalan berbeda yang bisa sama-sama membantu kita menemukan kejelasan dan inspirasi. Banyak praktisi justru menggunakannya secara berdampingan, tarot untuk pembacaan yang detail dan terstruktur, lalu oracle sebagai penutup yang memberi afirmasi lembut atau pesan singkat.
Jika dianalogikan, tarot bagaikan peta lengkap yang memperlihatkan seluruh jalur perjalanan, sedangkan oracle adalah suara sahabat yang mengingatkan kita dengan kata-kata sederhana, “Percayalah, kamu bisa melewati ini.”
Dengan kata lain, bukan soal memilih yang “lebih baik,” melainkan menemukan cara terbaik untuk menggunakannya sesuai kebutuhanmu.
Apakah Oracle Lebih Mudah dari Tarot?
Banyak pemula merasa bahwa kartu oracle lebih mudah digunakan dibandingkan tarot. Alasannya sederhana, pesan yang ada pada kartu oracle biasanya sudah tertulis dengan jelas, baik dalam bentuk kata kunci maupun afirmasi. Kamu tidak perlu menghafal sistem angka, elemen, atau arketipe tertentu untuk bisa mulai menggunakannya.
Sementara itu, tarot memiliki struktur yang lebih kompleks. Setiap kartu membawa simbol, angka, elemen, hingga kisah arketipal yang saling terhubung. Karena itu, mempelajari tarot sering dianggap membutuhkan waktu dan dedikasi lebih panjang.
Namun, mudah tidak selalu berarti lebih baik, dan sulit tidak selalu berarti lebih mendalam. Oracle menawarkan kesederhanaan yang intuitif, sementara tarot memberi kedalaman yang kaya akan simbolisme. Keduanya sama-sama bermanfaat, hanya berbeda cara pendekatannya.
Bisakah Kartu Oracle Digunakan sebagai Kartu Tarot?
Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama dari mereka yang baru mengenal dunia kartu. Jawabannya, tidak, kartu oracle tidak bisa digunakan sebagai kartu tarot. Alasannya karena tarot memiliki struktur tetap, yaitu 78 kartu dengan sistem Major dan Minor Arcana, sedangkan oracle tidak mengikuti aturan tersebut.
Meski begitu, bukan berarti oracle tidak bisa memberikan pengalaman yang mirip. Oracle tetap bisa digunakan untuk melakukan pembacaan reflektif, misalnya menarik tiga kartu oracle untuk melihat “masa lalu, sekarang, dan masa depan” atau menarik satu kartu sebagai pesan harian. Bedanya, hasil yang diperoleh lebih bergantung pada tema dan pesan unik dari dek oracle itu sendiri, bukan pada sistem simbolik yang universal seperti tarot.
Dengan kata lain, tarot dan oracle adalah dua alat yang berbeda. Kamu bisa menggunakan oracle untuk melakukan “pembacaan gaya tarot,” tetapi hasilnya akan lebih intuitif dan bebas, tidak mengikuti pola yang terstruktur seperti pada tarot.
Tips Memilih untuk Pemula
Bagi kamu yang baru mengenal dunia kartu, wajar jika muncul kebingungan: lebih baik mulai dari tarot atau oracle? Tidak ada jawaban yang benar atau salah, karena semuanya kembali pada tujuan dan gaya belajar yang paling nyaman bagimu. Berikut beberapa panduan sederhana:
- Kenali Tujuanmu
- Jika kamu ingin memahami simbol, arketipe, dan menggali cerita yang lebih dalam, tarot bisa menjadi pilihan yang tepat.
- Jika kamu mencari pesan cepat, afirmasi harian, atau bimbingan ringan yang langsung menyentuh hati, oracle lebih sesuai.
- Ikuti Intuisi
Kadang, dek pertama yang menarik perhatianmu adalah pilihan terbaik. Entah karena gambar, tema, atau energi yang terasa dekat, itu biasanya pertanda bahwa dek tersebut “memanggilmu.” - Pertimbangkan Gaya Belajar
- Tarot cocok bagi yang suka belajar secara bertahap, mempelajari simbol dan pola.
- Oracle lebih cocok bagi yang ingin langsung praktik tanpa banyak teori.
- Tidak Harus Memilih Satu
Ingat, kamu bisa memiliki keduanya. Banyak praktisi memulai dengan oracle lalu beralih ke tarot, atau sebaliknya. Tidak ada jalan yang baku dalam perjalanan spiritual.
Pada akhirnya, yang terpenting bukanlah jenis kartunya, melainkan bagaimana kamu menggunakannya sebagai cermin untuk memahami diri sendiri.
Penutup
Baik tarot maupun oracle, keduanya adalah sahabat spiritual yang dapat membantu kita memahami diri sendiri dan menemukan bimbingan dalam perjalanan hidup. Tarot hadir dengan struktur yang kaya simbol dan mendalam, sementara oracle membawa pesan yang sederhana, intuitif, dan langsung menyentuh hati.
Tidak ada yang lebih unggul di antara keduanya, semua kembali pada kebutuhan, tujuan, dan gaya refleksi yang paling sesuai dengan dirimu. Sebagian orang merasa nyaman mendalami tarot sebagai peta kehidupan, sementara yang lain lebih terhubung dengan kelembutan pesan oracle. Banyak juga yang memilih menggabungkan keduanya, sehingga mendapat keseimbangan antara kedalaman analisis dan kehangatan afirmasi.
Pada akhirnya, tarot dan oracle hanyalah alat bantu. Makna sesungguhnya selalu datang dari bagaimana kamu berinteraksi dengan kartu, membuka hati, dan mendengarkan pesan yang hadir. Pilihlah yang paling resonate dengan jiwamu, karena itulah jalan yang akan menuntunmu lebih dekat pada pemahaman diri.
